Serba-Serbi Mooncake/ Kue Bulan

Serba-Serbi Mooncake/ Kue Bulan

Mooncake merupakan salah satu sajian khas dari Tiongkok yang banyak dijumpai pada saat Mid Autumn Festival terkecuali di Jepang,  tersedia sepanjang tahun dan dikenal dengan sebutan “Geppei”.

Secara umum, mooncake ini berbentuk bundar (melambangkan kesempurnaan/ keutuhan) atau persegi dengan diameter berkisar antara 10 cm, dan ketebalan 4-5 cm. Berisi suatu pasta padat dan liat di dalam kulit tipis sekitar 2-3 mm. Isi dari mooncake umumnya manis dan berisi kuning telur asin yang melambangkan bulan purnama dan uang emas. Dalam budaya Tionghoa segala jenis festival/ perayaan biasa dihubungkan dengan kesejahteraan, kemakmuran, kebahagiaan, panjang umur, kesehatan, dan sebagainya.

Kemasan kotak mooncake saat ini telah berkembang menjadi suatu seni tersendiri, kesenian dan karya indah, seperti nampak dalam foto berikut.

 

Sumber gambar: weekender.com.sg

Pada kulit mooncake traditional umumnya tercetak huruf-huruf Mandarin seperti “longevity”, “harmony”, nama dari toko atau keluarga pembuat, bulan purnama atau gambar kelinci.

Isi Mooncake

Secara tradisional isi mooncake bisa dibagi menjadi 4, yaitu:

  • Lotus seed paste (?? – lian rong): yang dianggap paling mewah, paling berharga dan paling lezat. Di beberapa tempat, karena tingginya harga lotus seed paste yang langka, maka kadang digunakan white kidney bean sebagai bahan tambahan pengisi.
  • Sweet bean paste (?? - dou sha, sering dilafalkan tau sa di Indonesia), paling banyak terbuat dari azuki beans, sehingga dikenal dengan nama red bean paste. Tapi di beberapa tempat lain terbuat dari Mung bean atau black bean. Ini juga banyak terdapat di Indonesia, yang dibilang isi “tau sa” biasanya berwarna hitam.
  • Jujube paste (??): berbentuk pasta yang manis, terbuat dari buah yang masak dari tumbuhan Jujube (sejenis pohon kecil penghasil buah yang tumbuh di daerah kering. Tanaman ini dikenal pula dengan pelbagai nama daerah seperti widara (Sd., Jw.) atau dipendekkan menjadi dara (Jw.); bukol (Md.); b?kul (Bal.); ko (Sawu); kok (Rote); kom, kon (Timor); b?dara (Alor); bidara (Mak., Bug.); rangga (Bima); serta kalangga (Sumba)). Warna dari pasta ini biasanya merah gelap, sedikit asam, dengan aksen rasa seperti diasap. Kadang bisa dibingungkan antara jujube paste dan red bean paste. Isi jujube paste ini hampir tidak pernah dijumpai di Indonesia, karena tidak populer.
  • Five kernel (??): isinya 5 macam kacang-kacangan dan biji-bijian yang dicincang kasar, dan direkatkan satu sama lain dalam mooncake dengan maltose syrup.

 

Jenis-jenis Kulit Mooncake

  • Chewy: jenis yang paling populer dan banyak dijumpai di seluruh dunia. Seperti nampak dalam foto-foto di atas, seperti inilah kulit mooncake yang disebut dengan chewy ini, yang paling banyak disukai dan sudah menembus lintas batas benua. Terbuat dari bahan-bahan sirup gula kental, lye water, tepung dan minyak.
  • Flaky: jenis ini lebih dikenal dengan nama Suzhou-style mooncake. Adonan kulitnya dibuat dengan menggulung adonan yang terdiri dari minyak dan tepung. Rasa dan tekstur hampir sama dengan model pastry barat atau puff pastry.
  • Tender: jenis ini banyak terdapatdi beberapa provinsi di Tiongkok dan Taiwan.

 

(Jenis kulit mooncake flaky) Sumber foto: www.luxuryhaven.co

Jenis Mooncake

  • Cantonese-style mooncake:  paling mendunia, berasal dari provinsi Guangdong, dan di tempat asalnya terdapat lebih dari 200 variasi.
  • Suzhou-style mooncake: bermula dari ribuan tahun lalu, campuran  dari lemak binatang dan gula serta tepung. Model yang ini banyak juga terdapat di Indonesia.
  • Beijing-sytle mooncake: ada 2 variasi, yang satu disebut dengan di qiang, yang lebih mirip dengan Suzhou style. Dan satu lagi disebut dengan fan mao, di mana rasanya cenderung lebih flaky.
  • Chaoshan (Tiociu)-style mooncake: jenis ini flaky tapi lebih memiliki diameter yang lebih besar daripada Cantonese-style, tapi lebih tipis. Aroma lemak yang digunakan lebih kuat untuk jenis ini.
  • Ningbo-style mooncake: lebih khusus di provinsi Zhejiang, rasa lebih cenderung ke asin dan spicy.
  • Yunnan-style mooncake: cenderung lebih manis

 

Notes:

  • References: Wikipedia, Google, other internet sources, buku-buku koleksi pribadi, catatan penulis.

 

Penulis : Aji Chen

Editor  : Rebecca Artha Muljadi