Sambutan Ketua ASPERTINA dalam rangka ulang tahun ASPERTINA yang ke-4

Sambutan Ketua ASPERTINA dalam rangka ulang tahun ASPERTINA yang ke-4

 

Keluarga besar Asosiasi Peranakan Tionghoa Indonesia.

Pada tanggal 28 Oktober 2015 ini, organisasi kita, Asosiasi Peranakan Tionghoa Indonesia (ASPERTINA) akan genap berusia 4 tahun.

Sebagai organisasi baru di bidang pelestarian budaya, tidak sedikit hasil yang telah dicapai oleh ASPERTINA  dalam usia yang masih relatif muda ini. Berbagai prestasi berhasil dicapai oleh ASPERTINA, dari meluncurkan dua buah buku bertema Peranakan Tionghoa  yang bekerjasama dengan penerbit Kompas Gramedia, menyelenggarakan dua kali peragaan busana bertema Kondangan Peranakan Tionghoa bersama perancang busana ternama di Indonesia, sampai berhasil menghantarkan negeri tercinta  Indonesia  menjadi tuan rumah Konvensi Peranakan Internasional ke-27 di Jakarta pada November 2014 yang lalu.

Seluruh prestasi ini tentunya tidak akan dapat dicapai oleh ASPERTINA tanpa kerja keras dan dukungan dari seluruh anggotanya. Dalam kesempatan yang berbahagia ini ijinkanlah kami sebagai ketua umum mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang tinggi kepada segenap Pengurus dan seluruh anggota ASPERTINA yang tidak henti-hentinya bekerja keras bahu- membahu memberikan sumbangsih tanpa pamrih kepada organisasi untuk dapat mencapai tujuan luhurnya.

Pelestarian dan pengembangan budaya Peranakan Tionghoa bukanlah sesuatu yang dapat dicapai dalam kerja semalam, namun hanya dapat dicapai dengan usaha  berkesinambungan  jangka panjang. Hanya dengan konsistensi yang dipadu dengan komitmen serta kesungguhan hati maka usaha pelestarian dan pengembangan budaya Peranakan Tionghoa baru dapat membuahkan hasil yang maksimal.

Hendaknya kita sadari bersama bahwa jalan kita masih panjang dan masih banyak yang harus dilakukan serta  dibenahi terutama dalam internal organisasi agar dapat lebih efektif dalam mencapai visi dan misi organisasi.

Pada kesempatan yang baik ini, tidak lupa kami haturkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para donatur ASPERTINA atas dukungannya selama ini. Tentunya tanpa dukungan setia dari para  donator, akan sulit bagi ASPERTINA mencapai berbagai hal dalam empat tahun ini. Kami percaya bahwa segala sesuatu yang dimulai dengan itikad baik tentunya akan membuahkan hasil yang baik pula kedepannya.

Akhir kalam, tak ada gading yang tak retak, oleh karena itu dengan rendah hati kami memohon maaf atas nama Pengurus ASPERTINA bila ada hal-hal yang kurang berkenan selama masa pelayanan kami empat tahun terakhir ini. Marilah kita meluangkan waktu, pikiran  dan tenaga kita untuk bersama-sama melestarikan dan mengembangkan budaya yang indah, budaya Peranakan Tionghoa sebagai bagian dari khazanah kekayaan budaya nasional bangsa Indonesia yang kita cintai bersama.
  

 

Dirgahayu ASPERTINA ke-4, semakin sukses dalam berkarya!

Salam budaya,
Andrew A. Susanto
Ketua Umum ASPERTINA