Artikel Lainnya

Piring Selampad, Motif Batik Langka Yang Layak Untuk Dikoleksi

Apr 13, 2018

Mungkin selama ini kita hanya sering mendengar tentang batik bermotif megamendung dan batik lasem, namun ternyata ada juga batik yang didapatkan dari adaptasi Budaya Cina, Batik Motif Piring Selampad. Batik tersebut dikategorikan sebagai Batik Pesisir, karena selain letaknya di pesisir pantai yaitu Cirebon, Batik Motif Piring Selampad juga mempunyai warna-warna yang cerah dan berani.

Cirebon bisa dibilang adalah tempat dimana pertama kali Budaya Cina mulai membaur dengan budaya lokal. Cerita ini berawal dari kedatangan Kaisar China yang datang ke Indonesia dan memberi hadiah kepada raja di Cirebon. Hadiah tersebut berupa piring porselen yang digunakan untuk meletakan makanan terbaik di atasnya, sehingga piring selampad bukanlah piring sembarangan.

Ide tentang Motif Piring Selampad sendiri datang dari masyarakat yang melihat susunan piring porselen yang menjadi hiasan di dinding Istana Sultan Gunung Jati dari Keraton. Hal tersebut menciptakan persatuan antara dua budaya, piring yang dianggap sebagai salah satu barang berharga oleh masyarakat Tionghoa, dan batik yang menjadi barang berharga oleh masyarakat Indonesia. Dan akhirnya masyarakat Cirebon mulai menggambar motif yang bergambar susunan piring tersebut, hingga jadi lah Motif Piring Selampad.

Namun seiring berjalannya waktu, Motif Piring Selampad dikalahkan dengan Motif Megamendung yang lebih banyak peminatnya. Tapi, sekarang Pemerintah Cirebon telah mulai menggerakan masyarakatnya untuk mengembangkan kembali Motif Piring Selampad tersebut. (Aspertina)

Sekretariat Aspertina
EightyEight@Kasablanka Building Floor 32nd Unit A
Jl. Casablanca Raya Kav. 88
Jakarta 12870. INDONESIA

Phone :+62 21-29820200. Fax : +62 21-29820144

Copyrights © 2011-2016. Asosiasi Peranakan Tionghoa Indonesia. All Rights Reserved.