Artikel Lainnya

Erhu, Alat Musik Tradisional Tiongkok Bersuara Merdu

Apr 19, 2018

Untuk menghasilkan alunan musik yang merdu, tidak selalu dibutuhkan alat musik yang rumit. Hanya berbekal dua senar, alat musik yang berasal dari Tiongkok ini bisa mengekspresikan emosi secara beragam. Erhu namanya atau disebut juga dengan huqin atau “alat musik orang barbar”. Dinamakan demikian karena diperkenalkan oleh orang barbar yang berasal dari Asia Tengah.

Erhu sudah ada sejak pada zaman Dinasti Tang, sekitar abad ke 7 hingga abad ke 10 Masehi. Dan merupakan alat musik tradisional Tiongkok yang paling populer di samping Guzheng dan Dizi.

Dilansir dari berbagai sumber, cara memainkan alat musik Erhu yaitu dengan dimainkan secara vertikal, seringkali juga diletakan di pagkuan sang musisi. Erhu tidak memiliki papan jari, sehingga jemari pemain harus memegang dan menggetarkan senar dengan menekan senarnya. Busur erhu sudah dikaitkan di antara dua senar, dan busur geseknya di dorong ke depan atau kebelakang untuk menyentuh senarnya. Suara yang dihasiklannya berbegema dari bagian tabung/kotak kayunya, yang berperan sebagai pengeras suara alami. Intonasi adalah salah satu tantangan terbesar dari alat musik ini, posisi dan derajat tekanan yang berbeda dapat mengubah tinggi rendah nada secara dramatis.

Erhu di samping dapat dimainkan dalam pertunjukan resital, dapat pula dijadikan sebagai alat iringan musik untuk pertunjukan nyanyi dan tari serta opera. Di orkes musik tradisional Tiongkok, erhu adalah alat musik utama yang memainkan peran yang mirip dengan peran biola dalam orkes musik Barat. (Aspertina)

Sekretariat Aspertina
EightyEight@Kasablanka Building Floor 32nd Unit A
Jl. Casablanca Raya Kav. 88
Jakarta 12870. INDONESIA

Phone :+62 21-29820200. Fax : +62 21-29820144

Copyrights © 2011-2016. Asosiasi Peranakan Tionghoa Indonesia. All Rights Reserved.