Kongkow Bareng Aspertina Menelusuri Jejak Pecinan

Kami memulai perjalanan dengan menelusuri Jalan Perniagaan (dahulu Patekoan). Kami mengunjungi SMA 19 (Cap Kau), kemudian masuk ke setiap kelas. Kebetulan sedang ada kegiatan murid di sana.

Selengkapnya

Pasar Taon Baroe 2018, Lebih Meriah, Lebih Kental Budaya Peranakannya

Gemuruh genderang tarian barongsai memeriahkan pembukaan acara Pasar Taon Baroe 2018 di Kota Kasablanka, Kamis, (1/2). Para pengunjung yang semula sedang berbelanja, berbondong-bondong menghampiri panggung utama

Selengkapnya

Undangan Sidang Pleno Diperluas Asosiasi Peranakan Tionghoa Indonesia (ASPERTINA) 2015

Sehubungan dengan telah berakhirnya masa kepengurusan Dewan Pengurus ASPERTINA periode tahun 2011-2014, maka dengan ini kami selaku Panitia Pelaksana Sidang Pleno Diperluas ASPERTINA bermaksud mengundang para Dewan Pembina, Dewan Pakar serta Dewan Pengurus ASPERTINA

Selengkapnya

Batik Creating An Identity (Lee Chor Lin)



Selengkapnya

Batik Modern

Dalam perjalanan waktu, karena pengaruh dari luar proses pembuatan batik telah banyak mengalami perkembangan.

Selengkapnya

Peranakan Tionghoa di Nusantara (Iwan Santosa)

Buku terbitan baru ini merupakan kumpulan karangan wartawan KOMPAS , Sdr Iwan Ong dalam kurun waktu 2002 -2012(agaknya anggota milis kita juga),sebagai seorang wartawan penulis menyampaikan tulisannya secara ringan dan gambaran sketsa.

Selengkapnya

Memoar Ang Yan Goan (Yayasan Nabil – Hasta Mitra)

Banyak orang yang tidak mengenal tokoh ini, Ang Yang Goan, meskipun sesungguhnya jasanya sangat besar dalam dunia pendidikan, kesehatan dan jurnalistik nusantara. Semasa hidupnya, Ang Yang Goan banyak berfokus pada pendidikan...

Selengkapnya

Peranakan Tionghoa di Nusantara



Selengkapnya

Cheng Ho (Prof. Kong Yuanzhi)

Cheng Ho, nama ini belakangan sering disebut, terutama ketika membicarakan mengenai sejarah perkembangan masyarakat Tionghoa di Nusantara. Laksamana Cheng Ho ini, dianggap sebagai salah satu penyebar agama Islam di Nusantara, meskipun kedatangannya bukanlah untuk menyebarkan

Selengkapnya

Amoi, Gadis yang Menggapai impian (Mya Ye)

Amoi, sebutan umum untuk anak perempuan Tionghoa yang belum menikah.Belakangan ini, sebutan ‘Amoi Singkawang’ sering terdengar, terutama dikaitkan dengan isu kawin kontrak atau kawin paksa dan perdagangan perempuan (woman trafficking).

Selengkapnya

Sekretariat Aspertina
EightyEight@Kasablanka Building Floor 32nd Unit A
Jl. Casablanca Raya Kav. 88
Jakarta 12870. INDONESIA

Phone :+62 21-29820200. Fax : +62 21-29820144

Copyrights © 2011-2016. Asosiasi Peranakan Tionghoa Indonesia. All Rights Reserved.