Umpan Lambung Susi Susanti

Lucia Francisca Susi Susanti menghabiskan masa remajanya untuk menekuni bulutangkis. Sejak sekolah menengah dia harus meninggalkan keluarganya untuk tinggal di asrama dan menempuh pendidikan di sekolah khusus atlet.

Selengkapnya

Yap Thiam Hien: Pembela Keadilan Dan Kemanusiaan

Bagi Yap Thiam Hien esensi negara hukum adalah “the rule of law” bukan “the law of rulers” (kuasa hukum bukan hukum penguasa). Sebagai seorang pengacara, Yap tidak pernah melihat kliennya dari segi materi ataupun kekuasaan yang dimiliki. I

Selengkapnya

Tui-Khim

Dalam banyak kesempatan, saat ini semakin banyak orang menggunakan busana resmi peranakan pada berbagai event. Tidak hanya reuni, arisan, wisuda, kumpul-kumpul atau bahkan ke acara yang sifatnya lebih resmi seperti ke undangan kawinan.

Selengkapnya

Tjoe Bou San: Nasionalis Tionghoa yang Melankolis

Info Akademika - Tjoe Bou San yang lahir pada 1981 adalah anak seorang pedagang tekstil di Jakarta. Tjoe mempunyai dua orang saudara laki-laki dan seorang saudara perempuan.

Selengkapnya

Kwee Thiam Tjing

Aspertina - Penulis dalam bahasa Melayu Tionghoa, lahir di Pasuruan, 9 Februari 1900. Thiam Tjing semasa hidup pernah menjadi wartawan di Pewarta Soerabaia bersama Liem Hoen Hian. Tokoh ini dikenal sebagai tokoh yang kritis terhadap pemisahan golongan Tionghoa antara Peranakan dan Totok.

Selengkapnya

Cheng Ho (Prof. Kong Yuanzhi)

Cheng Ho, nama ini belakangan sering disebut, terutama ketika membicarakan mengenai sejarah perkembangan masyarakat Tionghoa di Nusantara. Laksamana Cheng Ho ini, dianggap sebagai salah satu penyebar agama Islam di Nusantara, meskipun kedatangannya bukanlah untuk menyebarkan

Selengkapnya

Go Tik Swan

Sejak dekade 50-an hingga tahun 2008, ia mengabdikan dirinya secara total di dunia perbatikan. Peraih anugerah Bintang Budaya Parama Dharma 2011 ini telah menciptakan 200 motif batik yang terkenal dengan trade marknya, Batik Indonesia.

Selengkapnya

Tjandra Ghozalli: Berharap Orang Tionghoa Lebih Terbuka

Kecintaan terhadap Indonesia ditunjukkan Tjandra Ghozalli melalui pelestarian budaya, seni, dan sastra. Karena melalui tiga bidang ini, menurutnya setiap orang dapat lebih memahami kebhinekaan di negara ini.

Selengkapnya

Kopitiam Oey

Nama Kopitiam sebenarnya berasal dari kata "kafe tien" (dialek Hokkien) yang artinya Warung Kopi.

Selengkapnya

Yap Thiam Hien

Seorang pembela Hak Asasi Manusia yang gigih di Indonesia ini juga merupakan tokoh yang kontroversial.

Selengkapnya

Sekretariat Aspertina
EightyEight@Kasablanka Building Floor 32nd Unit A
Jl. Casablanca Raya Kav. 88
Jakarta 12870. INDONESIA

Phone :+62 21-29820200. Fax : +62 21-29820144

Copyrights © 2011-2016. Asosiasi Peranakan Tionghoa Indonesia. All Rights Reserved.